SUMENEP – Babinsa Koramil 0827/13 Rubaru, Sertu Subaidi, menghadiri kegiatan penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Universitas Wiraraja (Unija) Tahun Akademik 2025–2026 yang digelar di Balai Desa Tambaksari, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep. Selasa (13/1/2026).
Kegiatan penutupan KKN tersebut turut dihadiri Dosen Pembimbing Lapangan Ibu Hosnu Inayati, Kades beserta perangkat Desa Tambaksari, serta para mahasiswa peserta KKN Universitas Wiraraja.
Dalam kesempatan itu, Sertu Subaidi memberikan pesan dan kesan kepada para mahasiswa yang telah melaksanakan pengabdian selama dua pekan di Desa Tambaksari.
Ia menekankan bahwa KKN bukan sekadar menjalankan program kerja, namun menjadi sarana pembelajaran langsung dari kehidupan masyarakat.
“Jangan hanya fokus pada tugas-tugas yang diberikan kampus, tetapi belajarlah dari masyarakat, berbagi pengalaman, dan jadilah bagian dari perubahan. KKN bukan hanya tentang menyelesaikan tugas, melainkan membangun hubungan, meningkatkan empati, serta mengembangkan diri,” ujar Sertu Subaidi.
Ia juga menyemangati para mahasiswa agar menjadikan pengalaman KKN sebagai bekal berharga di masa depan.
“Jangan lupa selalu bersyukur, sabar, dan terbuka terhadap pengalaman baru. KKN adalah kesempatan emas untuk tumbuh dan menjadi pribadi yang lebih baik. Tetap semangat untuk adik-adik mahasiswa Universitas Wiraraja,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu mahasiswa KKN, Yusta Oktafiandi, menyampaikan kesan mendalam selama melaksanakan KKN di Desa Tambaksari. Menurutnya, desa tersebut memiliki potensi besar di sektor pertanian dengan mayoritas masyarakat berprofesi sebagai petani.
“Desa Tambaksari merupakan desa yang kaya akan lahan pertanian. Suasananya sangat asri dan nyaman, sehingga cocok sebagai tempat untuk menenangkan pikiran. Selain itu, budaya gotong royong masyarakat di sini sangat kuat dan menjadi pelajaran berharga bagi kami,” ungkap Yusta.
Ia menambahkan, dalam waktu yang relatif singkat, mahasiswa KKN mendapatkan banyak pengalaman dan pembelajaran sosial yang sangat bermakna.
“Pentingnya kerja sama yang baik benar-benar kami rasakan, sehingga tercipta lingkungan yang nyaman. Dalam kurun waktu dua minggu, kami mendapatkan banyak pelajaran yang akan sangat bermanfaat bagi kami ke depan,” jelasnya.
Di akhir penyampaiannya, Yusta mewakili mahasiswa KKN Universitas Wiraraja menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Desa Tambaksari.
“Kami mohon maaf apabila selama pelaksanaan KKN terdapat tutur kata atau sikap yang kurang berkenan. Semoga ke depan, mahasiswa KKN Universitas Wiraraja dan masyarakat Desa Tambaksari semakin sukses dan lebih baik lagi,” pungkasnya.
Kegiatan penutupan KKN berlangsung dengan tertib dan penuh keakraban, mencerminkan sinergi yang baik antara mahasiswa, aparat desa, dan Babinsa dalam mendukung pengabdian kepada masyarakat.







