SUMENEP – Peran Babinsa tidak hanya menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga hadir menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Hal itu ditunjukkan Babinsa Koramil 0827/19 Sapeken, Sertu Yoyok, yang turun langsung melaksanakan karya bakti pembuatan jamban bersama warga Desa Tanjung Kiaok, Kecamatan Sabuntan, Kabupaten Sumenep, Minggu (18/1/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sanitasi layak, khususnya di wilayah kepulauan yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas kesehatan lingkungan.
Dengan mengusung semangat gotong royong, Babinsa bersama warga bahu-membahu membangun jamban keluarga sebagai sarana penunjang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Kehadiran Babinsa tidak hanya membantu tenaga, tetapi juga memberi pemahaman tentang dampak sanitasi terhadap kesehatan keluarga.
Sertu Yoyok menegaskan, pembangunan jamban bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas hidup warga.
“Masalah kesehatan sering bermula dari hal kecil yang dianggap sepele. Jamban yang layak adalah benteng pertama keluarga dari penyakit berbasis lingkungan,” ujar Sertu Yoyok.
Ia juga menilai keterlibatan langsung Babinsa di lapangan menjadi cara efektif membangun kesadaran warga tanpa sekadar imbauan.
“Ketika Babinsa ikut bekerja, pesan kesehatan itu sampai tanpa harus banyak kata. Dari kerja bersama, tumbuh rasa tanggung jawab untuk menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.
Warga Desa Tanjung Kiaok menyampaikan apresiasi atas kepedulian Babinsa yang konsisten hadir di tengah masyarakat, terutama dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar yang berdampak langsung pada kesejahteraan.
Melalui kegiatan ini, Koramil 0827/19 Sapeken berharap budaya gotong royong terus terpelihara serta kesadaran sanitasi sehat semakin meningkat, sebagai bagian dari upaya mendukung kesehatan masyarakat di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep.







