Dorong Sekolah Inovatif dan Ketahanan Pangan, SMA Darul Ulum Tamidung Jadi Percontohan

  • Whatsapp

SUMENEP – Gerakan Menuju Sekolah Inovatif dan Ketahanan Pangan Tahun 2026 resmi dilaksanakan di SMA Darul Ulum Yayasan Al-Hasan Tamidung, Desa Tamidung, Kecamatan Batang Batang, Kabupaten Sumenep, Senin (19/1/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang adaptif, produktif, dan berwawasan ketahanan pangan sejak usia sekolah.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti oleh unsur pendidikan, pertanian, kehutanan, TNI, kelompok tani, serta seluruh siswa-siswi SMA Darul Ulum.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan Kepala Sekolah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Sumenep, serta perwakilan Dinas Kehutanan.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain Babinsa Koramil 0827/14 Batang Batang Serka Asmoni, Kepala Cabang Disdik Wilayah Sumenep Rusli, M.Pd, perwakilan Dinas Kehutanan Wilayah Sumenep Miftahul, Kepala SMA Darul Ulum Nurtamim, S.Pd, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Sumenep Zaski Purwanto, PPL Kecamatan Batang Batang Yuli, seluruh kelompok tani Desa Tamidung, serta siswa-siswi SMA Darul Ulum.

Gerakan ini menitikberatkan pada penguatan peran sekolah sebagai pusat inovasi, sekaligus laboratorium pembelajaran ketahanan pangan berbasis lingkungan sekitar.

Melalui kolaborasi lintas sektor, siswa diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dan kepedulian terhadap kemandirian pangan.

Babinsa Serka Asmoni menegaskan bahwa program ini memiliki nilai strategis bagi dunia pendidikan.

“Sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar teori, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan keterampilan hidup. Gerakan ketahanan pangan di sekolah melatih siswa untuk mandiri, kreatif, dan peduli terhadap lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pembangunan sumber daya manusia sejak dini.

“Ketahanan pangan dimulai dari pola pikir. Jika sejak sekolah siswa sudah dikenalkan dengan pertanian, pemanfaatan lahan, dan inovasi, maka ke depan mereka akan menjadi generasi yang tangguh dan berdaya saing,” kata Serka Asmoni.

Dalam kesempatan itu, Babinsa juga menyampaikan pesan kepada para siswa agar memanfaatkan program ini secara maksimal.

“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jangan takut mencoba hal baru, dan jadikan sekolah sebagai tempat menempa diri. Ilmu yang kalian peroleh hari ini akan menjadi bekal untuk membangun masa depan bangsa,” pesannya.

Melalui Gerakan Menuju Sekolah Inovatif dan Ketahanan Pangan, SMA Darul Ulum Tamidung diharapkan mampu menjadi contoh sekolah yang tidak hanya mencetak lulusan cerdas, tetapi juga berkarakter, produktif, dan peduli terhadap ketahanan pangan nasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan