Nelayan Ditemukan Tewas Tenggelam di Pesisir Pantai Talango, Babinsa Bantu Evakuasi

  • Whatsapp

SUMENEP – Seorang warga dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di perairan pesisir Pantai Dusun Sombeng, Desa Palasa, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, Selasa (23/12/2025).

Korban diketahui bernama Markawi (61), warga Jalan By Pass Kertasada, Dusun Berek, Desa Kalimo’ok, Kecamatan Kalianget. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga sekitar sekitar pukul 10.15 WIB.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan informasi di lapangan, korban sebelumnya berangkat memancing sejak pagi hari bersama dua rekannya. Sekitar pukul 09.30 WIB, salah satu rekan korban memilih pulang, sementara korban tetap melanjutkan aktivitas memancing bersama satu orang lainnya.

Tidak lama berselang, rekan korban yang berada sekitar 20 meter dari lokasi mendapati korban sudah tidak terlihat. Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di laut dan segera dievakuasi ke pesisir pantai dengan bantuan warga.

Babinsa Desa Palasa Posramil 0827/02 Talango, Serda Rudi S. bersama anggota Posramil dan personel Polsek Talango segera menuju lokasi setelah menerima laporan warga.

“Begitu mendapat informasi adanya warga tenggelam, kami langsung mendatangi lokasi untuk membantu proses evakuasi dan memastikan korban dapat segera ditangani,” ujar Serda Rudi di lokasi kejadian.

Korban kemudian dievakuasi ke rumah warga terdekat sebelum dibawa menggunakan ambulans Puskesmas Talango menuju RSI Garam Kalianget. Proses evakuasi berlangsung dengan pengamanan dan pendampingan dari unsur TNI, Polri, serta perangkat desa.

Serda Rudi menambahkan, kehadiran aparat di lokasi merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah.

“Kami berupaya hadir di tengah masyarakat, membantu keluarga korban, sekaligus memberikan rasa aman selama proses evakuasi berlangsung,” katanya.

Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mempermasalahkan peristiwa itu. Jenazah korban kemudian dipulangkan ke rumah duka pada pukul 12.30 WIB untuk dimakamkan.

Aparat kewilayahan juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan warga pesisir, agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca laut yang saat ini tidak menentu dan disertai gelombang tinggi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan