SUMENEP – Kodim 0827/Sumenep bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali melanjutkan pengeboran sumber air bersih melalui Program Desa Manunggal Air Tahun 2025 di Dusun Billamabuk, Desa Prancak, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep. Kamis (25/12/2025).
Pengeboran ini merupakan upaya lanjutan atau kedua kalinya, setelah pelaksanaan sebelumnya sempat mengalami kendala teknis berupa patah mata bor di dalam lubang sumur, sehingga pekerjaan harus dihentikan sementara.
Babinsa Koramil 0827/11 Pasongsongan, Serda Joni Dwi Winarno, mengatakan pendampingan tetap dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan progres pekerjaan sesuai rencana.
“Pengeboran hari ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya sempat terkendala karena mata bor patah di dalam lubang sumur. Kali ini kami kembali mendampingi proses pengeboran agar bisa berjalan lancar dan aman,” ujar Serda Joni.
Pada pelaksanaan lanjutan ini, pengeboran dilakukan hingga kedalaman 80 meter, disertai pelebaran diameter lubang sumur dari 3 dim menjadi 5 dim.
Sumber air bersih tersebut diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan sekitar 50 kepala keluarga atau kurang lebih 250 jiwa di Desa Prancak.
Serda Joni berharap, pengeboran lanjutan ini dapat langsung membuahkan hasil yang diharapkan masyarakat.
“Kami berharap pada pengeboran kali ini bisa segera bertemu mata air, sehingga warga Desa Prancak dapat segera menikmati akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.
Kegiatan pengeboran melibatkan perangkat Desa Prancak serta tenaga tukang bor dari Kecamatan Manding. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif tanpa kendala tambahan di lapangan.
Program Desa Manunggal Air menjadi bagian dari sinergi TNI dan pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat pedesaan, sekaligus memperkuat ketahanan sosial melalui penyediaan akses air bersih yang berkelanjutan.







